Kamis, 13 Oktober 2011

etika sekretaris

Diposting oleh rissasharissa di 18.55 0 komentar

Etika sekretaris adalah hakikat kebaikan yang perlu dihayati dan dilaukan oleh sekretaris, Hal tersebut meliputi juur, setia, dan tanggung jawab. etika sekretaris antara lain : cara berpakaian, cara berbicara, cara mendengarkan, cara duduk,cara berjalan.


1. Cara Berpakaian

Dalam berbusana seorang sekretaris harus memperhatikan waktu, keadaan jasmani, iklim, motif pakaian, kosmetik dan aksesoris.


2. Cara Berbicara

Seorang sekretaris dalam berbicara tidak boleh ceroboh, agar tidak menyinggung perasaan orang lain. Tidak boleh memotong pembicaraan dan harus menghindari gossip.


3 Cara Mendengarkan

Usahakan pembicaraan orang lain didengarkan secara cermat, kemudian disaring dan ditarik kesimpulan tentang pokok masalah yang dikemukakan. kadang sekretaris harus tampil menjadi pendengar yang baik.


4. Cara Duduk

Seorang sekretaris yang sedang melkukan pekerjaannya,harus memperhatikan cara duduk yang baik yaitu :

a. Atur badan sedemikian rupa agar tidak merasa pegal, lelah dan bosan.

b. Khusus untuk wwanita agar lutut tetap berdekatan

c. Hillangkan kebiasaan menggetar-getarkan kaki

d. Jangan duduk melorot ke bawah dan kepala bersandar.


5. Cara Berjalan

a. Tidak boleh menyeret-nyeret ssepatu

b. Jaga keseimbangan badan, tidak menunduk atau menengadah.

c. Keluar masuk ruangan wanita mendahului pria

d. Tunjukkan ekspresi yang meyakinkan (percaya diri)

cara menggunakan microsoft word

Diposting oleh rissasharissa di 18.42 0 komentar
1.   Memulai Program Microsoft Word.
Langkah-langkah untuk memulai program Microsoft Word pada sistem operasi Microsoft Windows 9X dan 2000 adalah :
(1)   Klik menu Start F Program F  Microsoft Word
(2)   Akhir dari langkah ini adalah tampilan desktop program Microsoft Word yang berupa baris menu-menu, baris-baris toolbar, mistar kontrol atau ruler, bidang ketik, dan baris status.

2.   Mengakhiri Program Microsoft Word.
Langkah-langkah untuk mengakhiri program Microsoft Word pada sistem operasi Microsoft Windows 9X dan 2000 adalah :
1.      Klik menu File F Exit, atau tekan ALT + F + X, atau
2.      Klik icon Close

3.    Mengatur Indenting Paragraf (Pemasukkan Kata Pada Paragraf)
Untuk mengatur pemasukkan kata pada kedua sisi paragraf cukup dengan mengatur button First Line Indent, Hanging Indent, Right Indent, dan Left Indent yang terdapat pada Ruler.
Cara lain untuk pengaturan indentasi ini adalah :
3.      Untuk pemasukan kata pada baris pertama paragraf klik menu : Format F Paragraph, diikuti dengan mengklik combo box Special dan memilih pilihan First line lalu menentukan nilai jarak masuk dari pinggir batas mulai tulisan pada text box By.
4.      Untuk pemasukkan baris dalam paragraf klik menu : Format F Paragraph, diikuti dengan mengklik combo box Special dan memilih pilihan Hanging lalu menentukan nilai jarak masuk dari pinggir batas mulai tulisan pada text box By.
5.      Untuk pemasukkan batas kiri paragraf, klik menu : Format F Paragraph, diikuti dengan mengklik text box Left, lalu tentukan berapa ukurannya.
6.      Untuk pemasukkan batas kanan paragraf, klik menu : Format F Paragraph, diikuti dengan mengklik text box Right, lalu tentukan berapa ukurannya.

4.    Pemilihan Bagian Tulisan, atau Blocking.
Pemilihan bagian tulisan ini dipergunakan bila kita akan mengubah suatu bagian tulisan yang telah terketik untuk berbagai perubahan.  Langkah yang paling cepat adalah dengan meletakkan kursor pada bagian yang akan dipilih, lalu tahan tombol Shift sambil menggerakkan kursor hingga ke bagian akhir tulisan yang dipilih.
Cara lainnya adalah dengan menggunakan beberapa trik berikut :
·        Klik 1 kali pada area diluar batas awal tulisan sebelah kiri, untuk memilih satu baris.
·        Klik 2 kali pada area diluar batas awal tulisan sebelah kiri, untuk memilih satu paragraf.
·        Klik 3 kali pada area diluar batas awal tulisan sebelah kiri untuk memilih semua.
5.    Penentuan Spasi Paragraf.
Penentuan spasi paragraf dapat dilakukan sebelum pengetikan ataupun sesudah pengetikan.  Bila dilakukan setelah pengetikan maka sebelum penentuan spasi paragraf harus dilakukan pemilihan tulisan atau paragraf yang akan diubah spasi barisnya (lihat referensi nomor 4).
Langkah-langkah untuk penentuan spasi pada paragraf adalah :
1.       Klik menu Format F Paragraph diikuti dengan mengklik combo box Line Spacing, lalu pilihlah pilihan ukuran spasinya Single (1 spasi), 1.5 lines (1.5 spasi), atau Double (2 spasi), dan lain-lain.

6.    Penjajaran Pengetikan Paragraf (Paragraph Alignment)
Untuk penjajaran pengetikan paragraf dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu :
1.       Dengan mengklik icon Align Left untuk penjajaran kiri, Center untuk penjajaran tengah, Align Right untuk penjajaran kanan, atau Justify untuk penjajaran kiri dan kanan.
2.       Dengan menekan tombol CTRL+L untuk penjajaran kiri, CTRL+E untuk penjajaran tengah, CTRL+R untuk penjajaran kanan, CTRL+J untuk penjajaran kiri dan kanan.

7.    Menebalkan, Memiringkan dan Menggaris-bawahi Huruf (Font Style)
Untuk menebalkan huruf, memiringkan, atau menggaris-bawahi huruf atau tulisan, ada beberapa cara, antara lain adalah :
1.      Klik icon Bold untuk penebalan, Italic untuk pemiringan, atau Undeline untuk penggaris-bawahan, atau
2.      Tekan tombol CTRL+B untuk penebalan, CTRL+I untuk pemiringan, atau CTRL+U untuk penggaris-bawahan.

8.   Mengganti Ukuran Huruf (Font Size)
Penggantian ukuran huruf dapat dilakukan sebelum pengetikan ataupun sesudah pengetikan.  Bila dilakukan setelah pengetikan maka tulisan yang akan diubah ukuran hurufnya harus dipilih dulu (lihat referensi nomor 4.) baru dilakukan perubahan.
Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
1.      Klik combo box Font Size pada toolbar, atau :
2.      Klik menu Format F Font, lalu dengan mengklik text box Size dan tentukan ukurannya.

9.   Mengganti Jenis Huruf (Font)
Penggantian jenis huruf hampir sama dengan penggantian ukuran huruf, perbedaanya hanya pada pengklikan text box Font,  dan tentukan jenisnya dengan memilih menggunakan kursor atau mengklik bar pilihan; dan mengakhirinya dengan mengklik button OK  atau tombol ENTER.

10. Mewarnai Huruf / Tulisan (Font Color)
Seperti referensi nomor 8 dan 9, lalu klik combo box Font color dan tentukan warna dari huruf yang diinginkan oleh anda.

11. Menyimpan File (Save)
Untuk menyimpan hasil ketikan atau menyimpan file yang sudah dibuat, ada beberapa cara yang dapat dilakukan, yaitu :
1.      Tekan tombol CTRL + S, atau klik menu File F Save, atau klik icon Save.
2.      Bila file yang dibuat adalah file baru, maka ketiklah nama file dokument anda tersebut pada combo box File name.
3.      Sebagai penutup dari penyimpanan file ini tekan tombol ENTER atau klik button Save.

12. Menutup File (Close)
Biasanya setelah proses penyimpanan file, agar beban memori komputer tidak terlalu berat, maka file yang dibuka hendaknya ditutup sehingga tidak akan ada di memori komputer lagi.  Langkah-langkah proses penutupan file tersebut ada bebarapa cara, yaitu :
1.      Klik menu File F Close, atau
2.      Klik icon Close Window

13. Membuka File (Open)
Untuk membuka file yang sudah ada atau yang sudah disimpan dan ditutup, ada beberapa cara :
1.      Tekan tombol CTRL + O lalu ketik nama file dokumen anda beserta path foldernya kemudian tekan tombol ENTER, atau
2.      Klik menu File F Open atau icon Open, lalu klik nama file anda pada daftar file yang muncul.
3.      Bila nama file anda tidak ada pada kotak daftar nama file, klik combo box Look in dan lakukan browsing file dokument anda pada media simpan di komputer atau folder yang tersedia di media simpan anda.

14. Menyalin, Memindahkan Tulisan.
Untuk menyalin tulisan dan memindahkan tulisan proses yang dilaksanakan hampir sama, perbedaannya hanya pada tujuan dan caranya.  Langkah-langkah yang harus anda lakukan adalah :
1.           Blok atau seleksilah terlebih dulu tulisan yang akan disalin (copy) atau dipindahkan (move), lihat referensi nomor 4.
2.           Untuk melakukan proses penyalinan (copy) maka tekan tombol CTRL + C  atau klik icon Copy. Untuk melakukan proses pemindahan (move) maka tekan tombol CTRL + V atau klik icon Move.
3.           Letakkan kursor pada posisi tujuan atau letak tulisan hasil penyalinan atau pemindahan tersebut.
4.           Tekan tombol CTRL + V atau klik icon Paste untuk menempelkan tulisan hasil penyalinan atau pemindahan tersebut.

Anda juga dapat melakukan proses Copy dan Move antar program aplikasi berbasiskan windows.  Misalnya mengcopy tabel dari Microsoft Excel ke Microsoft Word, atau sebaliknya.

15.  Membuat Pengetikan Kolom Koran (Format Column).
Untuk membuat gaya penulisan seperti pada kolom-kolom artikel koran atau majalah, langkah-langkah yang anda lakukan adalah sebagai berikut :
1.      Seleksilah tulisan yang akan dijadikan kolom koran (lihat referensi nomor 4).
2.      Klik menu Format F Columns atau klik icon Columns, sebaiknya melalui menu saja.
3.      Tentukan jumlah kolom yang akan dibentuk pada textbox Number of columns dengan mengetikan jumlahnya atau menentukan pada buttonnya.
4.      Bila anda ingin menggunakan gaya kolom yang tidak sama besar, hilangkan tanda pada checkbox Equal column width, lalu tentukan lebar salah satu kolom yang anda kehendaki.
5.      Bila anda menginginkan gaya kolom dengan garis pemisah antar kolom, tandailah checkbox Line between.
6.      Untuk mengakhiri proses pembentukan kolom ini kliklah button OK atau tekan tombol Enter.

cara instal

Diposting oleh rissasharissa di 18.20 0 komentar
Cara Install Program Komputer di Windows XP, Vista dan Windows 7. Masih dalam tutorial dasar komputer untuk pemula, jika pada artikel sebelumnya saya membahas tentang instalasi driver printer canon pixma ip dikomputer/laptop. Sekarang kita coba membahas Basic dasar ilmu komputer kembali.
Seperti yang saya bilang di atas, Cara Install Program Komputer di Windows XP, Vista dan Windows 7 ini lebih ditujukan bagi pemula atau siapa saja yang ingin mempelajari teknik instalasi dasar sebuah program. Karena tidak mungkin jika setiap kita akan menginstall suatu program seperti internet download manager, K-Lite Media Player classic, winamp dan program kecil lainnya harus menyerahkan ke tukang servis komputer/laptop dengan biaya installnya mencapai puluhan ribu rupiah, padahal waktu untuk menginstallnya hanya sebentar.
Walaupun menurut saya itu adalah hak si teknisi/tukang service komputer dan hak si punya komputer untuk masalah harga, namun saya sendiri sebenarnya sedikit tergelitik (geli tau jelir) dengan si punya komputer. Mengapa mereka tidak ingin mempelajari cara install program komputer yang sebenarnya simple tapi butuh keberanian plus sedikit pengetahuan akan english basic.
Sebelum mempraktekkan cara menginstalasi sebuah program komputer. Ada sebuah prinsip yang harus kita pegang, yaitu “jangan takut salah karena wajar lagi belajar”. Jika kita sudah siap untuk belajar cara menginstalasi program komputer, berikut beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan ketika menginstall program komputer :
  1. Please Select a Language
Intinya menanyakan bahasa yang ingin dipakai untuk program yang akan di install. Silahkan pilih english kemudian klik Ok (bahasa indonesia banyak belum tersedia kecuali untuk program buatan orang indonesia seperti smadav)
  1. Welcome to the Program bla bla bla (Maksudnya program yang akan di install)
Tampilan kedua biasanya hanya menjelaskan tentang fitur-fitur yang tersedia di program tersebut. Kalau ketemu klik saja next, kalau ndak ketemu jangan di klik. wkwkwkwk
  1. License Agreement
Tampilan hak lisensi dari si pembuat program. Jika ada dua pilihan : “I aggree/accept” dan “I don’t agree/don’t accept” maka pilih I am Agree yang artinya saya setuju dengan segala ketentuan yang berlaku berdasarkan pembuat program. Kemudian Klik Next
  1. Choose Install Location atau Choose Destination Folder
Intinya menanyakan tempat penginstallan program di komputer. Biasanya program installan tersebut akan membawa kita ke folder yang biasa digunakan sebagai tempat penyimpanan folder. Untuk lebih memastikan, biasanya ditunjukkan “c:programfilesNama program yang akan diinstall”. Kita bisa merubahnya lokasi install dengan mengklik browse. Jika sudah Ok, klik Next
  1. Choose Component
Menanyakan tentang komponen kecil/pendukung dari program yang akan diinstall. Cheklist komponen yang ingin di install dan buang cheklist/uncheklist untuk program yang tidak ingin di install. Jika belum tahu akan fungsi masing-masing komponen program tersebut klik saja next karena secara default program tersebut telah memilih komponen program yang biasa digunakan.
Ada juga opsi lain yang menampilkan basic install, complete install. Untuk pemula disarankan memilih complete install lalu klik next
  1. Choose Start Option
    • Create start menu/pilihan untuk menampilkan program tersebut di start menu,
    • Create Launch Icon/pilihan untuk menampilkan program di taskbar.
    • Create Dekstop Icon/Menampilkan program tersebut di dekstop.
Intinya adalah pilihan untuk memudahkan kita menemukan program tersebut. Cheklist atau Uncheklist pilihan tersebut lalu klik next. Untuk pemula, biarkan semua tercheklist lalu klik next.
  1. Pilihan selanjutnya adalah Installing program. Klik saja install lalu tunggu sampai proses penginstalannya selesai.
  2. Installation Complete
Pemberitahuan bahwa program telah terinstall. Klik Finish sebagai langkah akhir.
Prinsip dasar menginstall program di atas, menurut saya hampir digunakan untuk semua jenis program kecil. Mungkin caranya agak sedikit berbeda ketika menginstall program editing photo (photoshop, coreldraw, autocad dll), program editing video (u-lead video studio, adobe premiere, pinacle studio dll) dan program microsoft office yang biasanya meminta serial number. Namun Jika kita punya yang memakai serial number, maka tidak perlu takut, tinggal masukkan serial number/crack/atau keygennya.
Sekian dulu tutorial cara instal program di windows XP, Vista dan Windows 7. Silahkan dicoba, jika ada kesalahan dalam penginstallan atau tidak sesuai dengan kita maka kita tinggal uninstall (akan dibahas di artikel mendatang senyumkenyit, InsyaAllah).

Kamis, 06 Oktober 2011

agar komputer tetap prima

Diposting oleh rissasharissa di 18.52 0 komentar

TIPS MERAWAT KOMPUTER

Mungkin saat ini, computer menjadi suatu barang yang wajib dikenal and diketahui terutama oleh kebanyakan mahasiswa. Memang tidak wajib, namun kita mengenal computer tentu saja akan membuat apa yang kita kerjakan semakin mudah. Pun lebih dari itu, sekumpulan computer yang terhubung dalam jaringan atau network dapat digunakan untuk berbagi sumber daya and informasi. Pertanyaan yang sering mucul adalah, bagaimana kah cara yang bisa dilakukan tuntuk merawat computer..? karena tak jarang computer yang kita miliki itu rusak baik itu karena terkena virus, adanya komponen dalam CPU computer yang rusak ataupun crash nya instalasi yang kita lakukan pada computer. Ada baiknya jika kita mengetahui bagaimana cara untuk merawat computer sehingga sebelum computer itu rusak, kita sudah dengan susah sekuat tenaga untuk merawat computer kita namun kalo memang sudah waktu nya rusak yam au gimana lagi, berikut ini penulis ingin membagikan beberapa tips untuk merawat computer….so lets cek it now
*    Bersihkan motherboard & periferal lain(hardware) dari debu secara berkala. Untuk membersihkannya dapat kiga gunakan kuas halus ukuran kecil dan sedang. Setidaknya dua bulan sekali hal ini harus dilakukan. Buka casingnya terlebih dahulu kemudian bersihkan motherboard dan periferal lain (RAM, Video Card, Modem, Sound Card, CDR/CDRW/DVRW, TV Tuner) dengan sikat halus. Pada saat komputer tidak digunakan tutuplah komputer (monitor, CPU, keyboard/mouse) dengan cover sehingga debu tidak mudah masuk ke dalam komputer.
*    Uninstall atau buang program yang tidak berguna. Ruang harddisk yang terlalu banyak tersita akan memperlambat proses read/write harddisk sehingga beban kerjanya akan lebih berat sehingga harddisk akan cepat rusak. Biasanya akan muncul warning juga space hardisk kita sudah penuh. System operasi windows sudah mendukung akan hal yang seperti ini
*    Bersihkan Recycle Bin secara rutin. Sebenarnya file/folder yang kita hapus tidak langsung hilang dari harddisk karena akan ditampung dahulu di Recycle Bin, namun ada beberapa jenis setingan yang bisa kita gunakan antara lain memberikan peringatan saat menghapus, hapus lalu simpan di tempat sementara atau hapus permanen. Untuk setingan yang hapus lalu disimpan ditempat penampungan ini dengan maksud agar suatu saat apabila Anda masih membutuhkannya dapat mengembalikan lagi. Recycle Bin yang sudah banyak juga akan menyita ruang harddisk yang dapat menyebabkan pembacaan harddisk jadi lelet. Caranya jalankan Windows Explorer >> klik Recycle Bin >> klik File >> klik Empty Recyle Bin. Atau Anda dapat menjalankan fungsi Disk Cleanup Caranya Klik Start >> Program >> Accessories >> System Tool >> Disk Cleanup >> kemudian pilih drive yg mau dibersihkan >> setelah itu centangilah opsi Recycle Bin kalau perlu centangi juga yg lain (seperti temporary file, temporary internet file), setelah klik OK.
*    Install program antivirus dan update secara berkala. Untuk dapat mengenali virus/trojan2 baru sebaiknya update program antivirus secara berkala. Virus yang terlanjur menyebar di komputer dapat membuat Anda menginstall ulang komputer. Hal ini selain membutuhkan biaya juga akan menyebabkan harddisk Anda akan lebih cepat rusak dibanding apabila tidak sering diinstall ulang. Ada baiknya kita menonaktifakan sistem restore yaitu dengan cara klik kanan My Computer >> pilih System Restore >> lalu beri tanda centang pada cek box dengan keretangan Turn off System Restore on all drive
*    Tutup / close program yg tidak berguna Setiap program yg diload atau dijalankan membutuhkan memory (RAM) sehingga semakin banyak program yg dijalankan semakin banyak memory yg tersita. Hal ini selain dapat menyebabkan komputer berjalan lambat (lelet) juga beban kerja menjadi lebih berat yg akhirnya dapat memperpendek umur komponen/computer
*    Pakailah UPS atau stavolt.Pakailah UPS untuk mengantisipasi listrik mati secara tiba-tiba yg dapat mengakibatkan kerusakan pada harddisk. Kalau terpaksa tidak ada UPS, pakailah Stavolt untuk mengantisipasi naik turunnya tegangan listrik.
*    Aktifkan screensaver Selain bersifat estetis, screensaver mempunyai fungsi lain yg penting. Monitor CRT juga televisi menggunakan fosfor untuk menampilkan gambar. Kalau monitor menampilkan gambar yg sama untuk beberapa saat maka ada fosfor yang menyala terus menerus. Hal ini dapat mengakibatkan monitor bermasalah yaitu gambar menjadi redup/kurang jelas. Lain halnya jika monitor Anda adalah LCD, LED yg sudah dilengkapi dengan energy saving, maka screensaver tidak terlalu dibutuhkan lagi.Cara+ mengaktifkan screensaver dapat dilakukan dengan banyak cara, salah satunya klik Start >> Control Panel >> Display >> klik tab screensaver, kemudian pilih sesuai selera Anda.
*    Defrag harddisk secara berkala. Fungsi defrag adalah untuk menata dan mengurutkan file-file harddisk berdasarkan jenis file/data sedemikian rupa sehingga akan mempermudah proses read/write sehingga beban kerja akan lebih ringan yg akhirnya dapat memperpanjang umur harddisk. Caranya klik menu Start > Program > Accesories > System Tool > Disk DefragmenterSaat menjalankan fungsi ini tidak boleh ada program lain yg berjalan termasuk screensaver karena akan mengacaukan fungsi defrag ini. Untuk cara ini dianjurkan tidak terlalu sering,mengapa….? Defrag adalah proses pengaturan file pada hardisk. Untuk mengaturnya agar berada pada posisi track yang berdekatan maka dilakukan gesekan untuk memindahkan. Defrag yang terlalu sering akan menyebabkan kondisi piringan hardisk cepat rusak karena seringanya proses pengikisan.
*    Ventilasi yang cukup Tempatkan monitor maupun CPU sedemikian rupa sehingga ventilasi udara dari dan ke monitor / CPU cukup lancar. Ventilasi yg kurang baik akan menyebabkan panas berlebihan sehingga komponen/rangkaian elektronik di dalamnya akan menjadi cepat panas sehingga dapat memperpendek umur komponen tsb. Oleh karena itu usahakan jarak antara monitor/CPU dengan dinding/tembok minimal 30 cm. Kalau perlu pasang kipas angin di dalam ruangan. Akan lebih baik lagi jika menggunakan AC, hmm tambah dingin
*    Jangan meletakkan Speacker Active terlalu dekat dengan monitorKarena medan magnet yang ada pada speacker tersebut akan mempengaruhi monitor yaitu warna monitor menjadi tidak rata atau belang-belang.
*    Pasang kabel ground. Apabila casing nyetrum, ambil kabel dengan panjang seperlunya, ujung satu dihubungkan dengan badan CPU (pada casing) sedangkan ujung yg lain ditanam dalam tanah. Hal ini akan dapat menetralkan arus listrik yg “nyasar” sehingga dapat membuat komponen elektronik lebih awet.(diambil dari berbagai sumber)



 

Administrasi Perkantorankuu ^-^ (sharissa) Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea