Kamis, 20 Oktober 2011

tips menghilangkan viruss

Diposting oleh rissasharissa di 18.53 0 komentar

Beberapa tahun belakangan banyak bermunculan virus-virus yang mulai merepotkan masyarakat pengguna komputer. Kalau dahulu pengguna internet saja yang dipusingkan oleh virus karena penyebarannya yang masih terbatas melalui email dan jaringan. Seiring perkembangan teknologi maka perangkat mobile teknologi informasi juga berkembang. Saat ini hampir tiap pengguna komputer pasti memiliki flash disk yang merupakan media penyimpanan data yang sangat portable dan mudah digunakan karena sifatnya seperti disket namun dengan kapasitas besar dan tidak mudah rusak. Namun kepopuleran flash disk di pengguna komputer memancing para pembuat virus untuk membuat virus yang menyebar melalui media penyimpanan ini. Hal ini membuat para pengguna yang kurang paham komputer terkadang tertipu karena menjalankan virus yang disangkanya adalah file lain seperti file dokumen Microsoft Word, Folder, atau bentuk file lainnya. Padahal yang sedang dibuka adalah program virus yang memiliki icon sama dengan file-file tersebut.
Tidak perlu membahas terlalu panjang sejarah kemunculan virus ini, namun buat pengguna yang sudah terkena virus maka sebenarnya langkah pembasmian virus-virus tersebut hampir sama. Biasanya masyarakat umum yang tidak memiliki akses internet di komputernya akan lebih mudah terkena virus karena antivirus yang tidak up to date sehingga antivirus miliknya tidak mengenali virus-virus baru. Ada beberapa cara menghilangkan virus dari komputer anda bila sudah terlanjur terinfeksi virus ini. Teknik-teknik berikut dibahas pada sistem operasi Windows XP karena OS inilah yang paling umum terinfeksi dan paling banyak digunakan. Berikut adalah teknik teknik tersebut:
Menghapus dengan antivirus di komputer lain
Dengan melepaskan hardisk komputer yang telah terinfeksi virus kemudian dipasangkan ke komputer lain yang memilki antivirus yang terbaru atau setidaknya mampu mengenali virus di sistem yang telah terinfeksi. Lakukan full scanning pada hardisk sistem yang terinfeksi dan hapus semua virus yang ditemukan. Setelah selesai hardisk tersebut sudah dapat dipasang kembali dikomputer dan jalankan sistem seperti biasa. Lakukan pemeriksaan kembali apakah komputer masih menunjukkan gejala yang sama saat terkena virus. Cara ini ampuh membersihkan virus sepanjang antivirus di komputer lain tersebut dapat mengenali dan menghapus virus di hardisk yang terinfeksi. Namun virus masih meninggalkan jejak berupa autorun atau startup yang tidak berfungsi. Jejak ini terkadang memunculkan pesan error yang tidak berbahaya namun mungkin sedikit mengganggu.
Menghapus dengan sistem operasi lain
Pada laptop atau komputer yang tidak dapat dilepas harddisknya maka cara lain adalah menjalankan sistem operasi lain yang tidak terinfeksi virus dan melakukan full scan terhadap seluruh harddisk. Biasanya ada beberpa pengguna yang menggunakan dual OS seperti Linux dan Windows atau Windows XP dan Windows Vista dsb. Selain itu bisa juga menggunakan LiveCD atau OS Portable seperti Knoopix dan Windows PE ( Windows yang telah diminimazed dan dapat dibooting dari media penyimpanan portable seperti flash disk atau CD.) lalu lakukan full scanning dengan antivirus terbaru. Efektifnya sama dengan menghapus virus dengan antivirus di komputer lain contoh diatas. Virus terkadang masih meninggalkan jejak tidak berbahaya.
Menghapus secara manual
Bila anda kesulitan melakukan hal diatas masih ada cara lain yaitu dengan cara manual. Langkah-langkah tersebut adalah:
  1. Matikan process yang dijalankan oleh virus. Virus yang aktif pasti memiliki process yang berjalan pada sistem. Process ini biasanya memantau aktifitas sistem dan melakukan aksinya bila ada kejadian tertentu yang dikenali virus tersebut. Contohnya pada saat kita memasang flash disk, process virus akan mengenali aksi tersebut dan menginfeksi flash disk dengan virus yang sama. Proses ini harusnya bisa dilihat dari task manager yang bisa diaktifkan dengan tombol Ctrl + Alt + Del namun terkadang virus akan memblokir aksi ini dengan melakukan log off, menutup window Task Manager, atau restart sistem. Cara lain adalah menggunakan tool lain untuk melihat dan mematikan proses virus. Saya biasa menggunakan Process Explorer dari http://www.sysinternals.com/ . Dengan tool ini anda bisa mematikan process yang dianggap virus. Pada saat mematikan proses milik virus perlu diperhatikan terkadang proses milik virus terdiri atas lebih dari 1 proses yang saling memantau. Bila 1 proses dimatikan maka proses tsb akan dihidupkan lagi dengan proses lainnya. Karena itu mematikan process virus harus dengan cepat sebelum proses yang dimatikan dihidupkan lagi oleh proses lainnya. Kenali terlebih dahulu proses yang dianggap virus lalu matikan semuanya dengan cepat. Biasanya virus menyamar menyerupai proses windows tapi tentu ada bedanya seperti IExplorer.exe yang meniru Explorer.exe. Berikut adalah proses windows yang bisa dijadikan referensi proses yang dikategorikan aman:
2.     C:\WINDOWS\system32\smss.exe
3.     C:\WINDOWS\system32\csrss.exe
4.     C:\WINDOWS\system32\winlogon.exe
5.     C:\WINDOWS\system32\services.exe
6.     C:\WINDOWS\system32\svchost.exe
7.     C:\WINDOWS\system32\lsass.exe
C:\WINDOWS\Explorer.exe
Selain process explorer anda bisa menggunakan tools lainnya yang mungkin lebih mudah dan bisa menghapus process sekaligus. Contoh lain adalah HijackFree. Anda bisa mencari di google tools sejenis.
  1. Setelah proses mematikan virus berhasil lakukan pengembalian nilai default parameter sistem yang digunakan virus untuk mengaktifkan dirinya dan memblokir usaha menghapus dirinya. Parameter tersebut berada pada registry windows yang bisa di reset dengan nilai defaultnya. Simpan file berikut dengan nama apa saja dengan extention file .reg. Kemudian eksekusi file tersebut dengan mengklik 2 kali. Bila ada konfirmasi anda bisa menjawab Yes/Ok. Berikut file registry tersebut:
9.     Windows Registry Editor Version 5.00
10.   [HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced]
11.   "Hidden"=dword:00000000
12.   "SuperHidden"=dword:00000000
13.   "ShowSuperHidden"=dword:00000000
14.    
15.   [HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot]
16.   "AlternateShell"="Cmd.exe"
17.   [HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot]
18.   "AlternateShell"="Cmd.exe"
19.   [HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot]
20.  "AlternateShell"="Cmd.exe"
21.    
22.  [HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon]
23.  "Shell"="Explorer.exe"
24.  "Userinit"="C:\WINDOWS\system32\userinit.exe,"
25.   
26.  [HKEY_CLASSES_ROOT\regfile\shell\open\command]
27.  @="regedit.exe \"%1\""
28.   
29.  [HKEY_CLASSES_ROOT\scrfile\shell\open\command]
30.  @="\"%1\" %*"
31.    
32.  [HKEY_CLASSES_ROOT\piffile\shell\open\command]
33.  @="\"%1\" %*"
34.  [HKEY_CLASSES_ROOT\comfile\shell\open\command]
35.  @="\"%1\" %*"
36.  [HKEY_CLASSES_ROOT\exefile\shell\open\command]
@="\"%1\" %*"
File registry diatas akan membuka blokir regedit, mencegah virus mencangkokkan dirinya pada sistem, dan reset parameter lain untuk mencegah virus jalan lagi.
  1. Setelah proses virus dimatikan dan parameter sistem di reset. Cegah virus aktif kembali dengan menghapus entry virus pada autorun dan startup Windows. Bisa menggunakan tool bawaan windows MSConfig atau mengedit langsung pada registry dengan Regedit. Untuk lebih mudahnya gunakan tools pihak ketiga seperti autoruns dari http://www.sysinternals.com untuk menghapus entry autorun dan startup milik virus tsb. Jangan lupa periksa folder StartUp pada menu Start Menu -> Programs -> Startup dan pastikan tidak ada entry virus tsb.
  2. Download antivirus terbaru dan lakukan full scanning pada sistem agar antivirus memeriksa keseluruhan sistem dan menghapus semua virus yang ditemukan. Saya menyarankan avira yang bisa didownload dari http://www.free-av.com karena sifatnya free dan scanner virus yang sama tangguhnya dengan antivirus komersil seperti Symantec atau Kaspersky.
  3. Sebelum restart pastikan anda tidak melewatkan virus baik dari proces atau autorun dan startup sistem. Karena bila tidak maka pada saat restart maka sistem akan kembali seperti pada saat terinfeksi virus dan sia-sia semua langkah yang anda lakukan sebelumnya.
  4. Setelah restart periksa kembali komputer anda dan perhatikan apakah gejala yang muncul pada saat komputer terinfeksi masih ada atau tidak. Bila ada maka anda terlewat beberpa autorun virus atau reset parameter sistem diatas tidak berhasil. Lakukan langkah diatas dan periksa lebih cermat tiap langkah anda sebelum melakukan restart sistem.
Itulah langkah-langkah penghapusan virus pada sistem Windows XP. Untuk mencegah virus datang kembali sebaiknya anda rajin update antivirus atau memasang aplikasi pencegah seperti WinPooch atau Comodo Firewall yang akan memperingatkan pengguna bila ada program lain yang akan memodifikasi sistem. Jadi walaupun virus tersebut tidak dikenali akan tetapi sebelum masuk maka pengguna akan diperingatkan oleh aplikasi pencegah. Bila anda mengenali program yang hendak mengakses sistem anda maka anda bisa mengijinkan akses tersebut namun bila tidak sebaiknya tolak dan blokir akses tersebut karena ada kemungkinan program tersebut adalah virus.
Berhati-hati pada saat membuka flash disk. Jangan membuka flash disk dengan klik 2 kali. Buka dengan klik kanan lalu pilih menu Open agar fitur autoplay pada flash disk tidak menjalankan virus secara ototmatis. Jangan lupa perhatikan file yang anda buka. Walaupun iconnya sama perhatikan bahwa file yang anda buka buka tipe application atau program. Pastikan file word adalah betul-betul word dan folder betul-betul folder bisa dengan melihat detail atau properties dari file tsb. Semoga artikel ini membantu dan mencegah anda terinfeksi virus komputer.

Kamis, 13 Oktober 2011

etika sekretaris

Diposting oleh rissasharissa di 18.55 0 komentar

Etika sekretaris adalah hakikat kebaikan yang perlu dihayati dan dilaukan oleh sekretaris, Hal tersebut meliputi juur, setia, dan tanggung jawab. etika sekretaris antara lain : cara berpakaian, cara berbicara, cara mendengarkan, cara duduk,cara berjalan.


1. Cara Berpakaian

Dalam berbusana seorang sekretaris harus memperhatikan waktu, keadaan jasmani, iklim, motif pakaian, kosmetik dan aksesoris.


2. Cara Berbicara

Seorang sekretaris dalam berbicara tidak boleh ceroboh, agar tidak menyinggung perasaan orang lain. Tidak boleh memotong pembicaraan dan harus menghindari gossip.


3 Cara Mendengarkan

Usahakan pembicaraan orang lain didengarkan secara cermat, kemudian disaring dan ditarik kesimpulan tentang pokok masalah yang dikemukakan. kadang sekretaris harus tampil menjadi pendengar yang baik.


4. Cara Duduk

Seorang sekretaris yang sedang melkukan pekerjaannya,harus memperhatikan cara duduk yang baik yaitu :

a. Atur badan sedemikian rupa agar tidak merasa pegal, lelah dan bosan.

b. Khusus untuk wwanita agar lutut tetap berdekatan

c. Hillangkan kebiasaan menggetar-getarkan kaki

d. Jangan duduk melorot ke bawah dan kepala bersandar.


5. Cara Berjalan

a. Tidak boleh menyeret-nyeret ssepatu

b. Jaga keseimbangan badan, tidak menunduk atau menengadah.

c. Keluar masuk ruangan wanita mendahului pria

d. Tunjukkan ekspresi yang meyakinkan (percaya diri)

cara menggunakan microsoft word

Diposting oleh rissasharissa di 18.42 0 komentar
1.   Memulai Program Microsoft Word.
Langkah-langkah untuk memulai program Microsoft Word pada sistem operasi Microsoft Windows 9X dan 2000 adalah :
(1)   Klik menu Start F Program F  Microsoft Word
(2)   Akhir dari langkah ini adalah tampilan desktop program Microsoft Word yang berupa baris menu-menu, baris-baris toolbar, mistar kontrol atau ruler, bidang ketik, dan baris status.

2.   Mengakhiri Program Microsoft Word.
Langkah-langkah untuk mengakhiri program Microsoft Word pada sistem operasi Microsoft Windows 9X dan 2000 adalah :
1.      Klik menu File F Exit, atau tekan ALT + F + X, atau
2.      Klik icon Close

3.    Mengatur Indenting Paragraf (Pemasukkan Kata Pada Paragraf)
Untuk mengatur pemasukkan kata pada kedua sisi paragraf cukup dengan mengatur button First Line Indent, Hanging Indent, Right Indent, dan Left Indent yang terdapat pada Ruler.
Cara lain untuk pengaturan indentasi ini adalah :
3.      Untuk pemasukan kata pada baris pertama paragraf klik menu : Format F Paragraph, diikuti dengan mengklik combo box Special dan memilih pilihan First line lalu menentukan nilai jarak masuk dari pinggir batas mulai tulisan pada text box By.
4.      Untuk pemasukkan baris dalam paragraf klik menu : Format F Paragraph, diikuti dengan mengklik combo box Special dan memilih pilihan Hanging lalu menentukan nilai jarak masuk dari pinggir batas mulai tulisan pada text box By.
5.      Untuk pemasukkan batas kiri paragraf, klik menu : Format F Paragraph, diikuti dengan mengklik text box Left, lalu tentukan berapa ukurannya.
6.      Untuk pemasukkan batas kanan paragraf, klik menu : Format F Paragraph, diikuti dengan mengklik text box Right, lalu tentukan berapa ukurannya.

4.    Pemilihan Bagian Tulisan, atau Blocking.
Pemilihan bagian tulisan ini dipergunakan bila kita akan mengubah suatu bagian tulisan yang telah terketik untuk berbagai perubahan.  Langkah yang paling cepat adalah dengan meletakkan kursor pada bagian yang akan dipilih, lalu tahan tombol Shift sambil menggerakkan kursor hingga ke bagian akhir tulisan yang dipilih.
Cara lainnya adalah dengan menggunakan beberapa trik berikut :
·        Klik 1 kali pada area diluar batas awal tulisan sebelah kiri, untuk memilih satu baris.
·        Klik 2 kali pada area diluar batas awal tulisan sebelah kiri, untuk memilih satu paragraf.
·        Klik 3 kali pada area diluar batas awal tulisan sebelah kiri untuk memilih semua.
5.    Penentuan Spasi Paragraf.
Penentuan spasi paragraf dapat dilakukan sebelum pengetikan ataupun sesudah pengetikan.  Bila dilakukan setelah pengetikan maka sebelum penentuan spasi paragraf harus dilakukan pemilihan tulisan atau paragraf yang akan diubah spasi barisnya (lihat referensi nomor 4).
Langkah-langkah untuk penentuan spasi pada paragraf adalah :
1.       Klik menu Format F Paragraph diikuti dengan mengklik combo box Line Spacing, lalu pilihlah pilihan ukuran spasinya Single (1 spasi), 1.5 lines (1.5 spasi), atau Double (2 spasi), dan lain-lain.

6.    Penjajaran Pengetikan Paragraf (Paragraph Alignment)
Untuk penjajaran pengetikan paragraf dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu :
1.       Dengan mengklik icon Align Left untuk penjajaran kiri, Center untuk penjajaran tengah, Align Right untuk penjajaran kanan, atau Justify untuk penjajaran kiri dan kanan.
2.       Dengan menekan tombol CTRL+L untuk penjajaran kiri, CTRL+E untuk penjajaran tengah, CTRL+R untuk penjajaran kanan, CTRL+J untuk penjajaran kiri dan kanan.

7.    Menebalkan, Memiringkan dan Menggaris-bawahi Huruf (Font Style)
Untuk menebalkan huruf, memiringkan, atau menggaris-bawahi huruf atau tulisan, ada beberapa cara, antara lain adalah :
1.      Klik icon Bold untuk penebalan, Italic untuk pemiringan, atau Undeline untuk penggaris-bawahan, atau
2.      Tekan tombol CTRL+B untuk penebalan, CTRL+I untuk pemiringan, atau CTRL+U untuk penggaris-bawahan.

8.   Mengganti Ukuran Huruf (Font Size)
Penggantian ukuran huruf dapat dilakukan sebelum pengetikan ataupun sesudah pengetikan.  Bila dilakukan setelah pengetikan maka tulisan yang akan diubah ukuran hurufnya harus dipilih dulu (lihat referensi nomor 4.) baru dilakukan perubahan.
Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
1.      Klik combo box Font Size pada toolbar, atau :
2.      Klik menu Format F Font, lalu dengan mengklik text box Size dan tentukan ukurannya.

9.   Mengganti Jenis Huruf (Font)
Penggantian jenis huruf hampir sama dengan penggantian ukuran huruf, perbedaanya hanya pada pengklikan text box Font,  dan tentukan jenisnya dengan memilih menggunakan kursor atau mengklik bar pilihan; dan mengakhirinya dengan mengklik button OK  atau tombol ENTER.

10. Mewarnai Huruf / Tulisan (Font Color)
Seperti referensi nomor 8 dan 9, lalu klik combo box Font color dan tentukan warna dari huruf yang diinginkan oleh anda.

11. Menyimpan File (Save)
Untuk menyimpan hasil ketikan atau menyimpan file yang sudah dibuat, ada beberapa cara yang dapat dilakukan, yaitu :
1.      Tekan tombol CTRL + S, atau klik menu File F Save, atau klik icon Save.
2.      Bila file yang dibuat adalah file baru, maka ketiklah nama file dokument anda tersebut pada combo box File name.
3.      Sebagai penutup dari penyimpanan file ini tekan tombol ENTER atau klik button Save.

12. Menutup File (Close)
Biasanya setelah proses penyimpanan file, agar beban memori komputer tidak terlalu berat, maka file yang dibuka hendaknya ditutup sehingga tidak akan ada di memori komputer lagi.  Langkah-langkah proses penutupan file tersebut ada bebarapa cara, yaitu :
1.      Klik menu File F Close, atau
2.      Klik icon Close Window

13. Membuka File (Open)
Untuk membuka file yang sudah ada atau yang sudah disimpan dan ditutup, ada beberapa cara :
1.      Tekan tombol CTRL + O lalu ketik nama file dokumen anda beserta path foldernya kemudian tekan tombol ENTER, atau
2.      Klik menu File F Open atau icon Open, lalu klik nama file anda pada daftar file yang muncul.
3.      Bila nama file anda tidak ada pada kotak daftar nama file, klik combo box Look in dan lakukan browsing file dokument anda pada media simpan di komputer atau folder yang tersedia di media simpan anda.

14. Menyalin, Memindahkan Tulisan.
Untuk menyalin tulisan dan memindahkan tulisan proses yang dilaksanakan hampir sama, perbedaannya hanya pada tujuan dan caranya.  Langkah-langkah yang harus anda lakukan adalah :
1.           Blok atau seleksilah terlebih dulu tulisan yang akan disalin (copy) atau dipindahkan (move), lihat referensi nomor 4.
2.           Untuk melakukan proses penyalinan (copy) maka tekan tombol CTRL + C  atau klik icon Copy. Untuk melakukan proses pemindahan (move) maka tekan tombol CTRL + V atau klik icon Move.
3.           Letakkan kursor pada posisi tujuan atau letak tulisan hasil penyalinan atau pemindahan tersebut.
4.           Tekan tombol CTRL + V atau klik icon Paste untuk menempelkan tulisan hasil penyalinan atau pemindahan tersebut.

Anda juga dapat melakukan proses Copy dan Move antar program aplikasi berbasiskan windows.  Misalnya mengcopy tabel dari Microsoft Excel ke Microsoft Word, atau sebaliknya.

15.  Membuat Pengetikan Kolom Koran (Format Column).
Untuk membuat gaya penulisan seperti pada kolom-kolom artikel koran atau majalah, langkah-langkah yang anda lakukan adalah sebagai berikut :
1.      Seleksilah tulisan yang akan dijadikan kolom koran (lihat referensi nomor 4).
2.      Klik menu Format F Columns atau klik icon Columns, sebaiknya melalui menu saja.
3.      Tentukan jumlah kolom yang akan dibentuk pada textbox Number of columns dengan mengetikan jumlahnya atau menentukan pada buttonnya.
4.      Bila anda ingin menggunakan gaya kolom yang tidak sama besar, hilangkan tanda pada checkbox Equal column width, lalu tentukan lebar salah satu kolom yang anda kehendaki.
5.      Bila anda menginginkan gaya kolom dengan garis pemisah antar kolom, tandailah checkbox Line between.
6.      Untuk mengakhiri proses pembentukan kolom ini kliklah button OK atau tekan tombol Enter.

cara instal

Diposting oleh rissasharissa di 18.20 0 komentar
Cara Install Program Komputer di Windows XP, Vista dan Windows 7. Masih dalam tutorial dasar komputer untuk pemula, jika pada artikel sebelumnya saya membahas tentang instalasi driver printer canon pixma ip dikomputer/laptop. Sekarang kita coba membahas Basic dasar ilmu komputer kembali.
Seperti yang saya bilang di atas, Cara Install Program Komputer di Windows XP, Vista dan Windows 7 ini lebih ditujukan bagi pemula atau siapa saja yang ingin mempelajari teknik instalasi dasar sebuah program. Karena tidak mungkin jika setiap kita akan menginstall suatu program seperti internet download manager, K-Lite Media Player classic, winamp dan program kecil lainnya harus menyerahkan ke tukang servis komputer/laptop dengan biaya installnya mencapai puluhan ribu rupiah, padahal waktu untuk menginstallnya hanya sebentar.
Walaupun menurut saya itu adalah hak si teknisi/tukang service komputer dan hak si punya komputer untuk masalah harga, namun saya sendiri sebenarnya sedikit tergelitik (geli tau jelir) dengan si punya komputer. Mengapa mereka tidak ingin mempelajari cara install program komputer yang sebenarnya simple tapi butuh keberanian plus sedikit pengetahuan akan english basic.
Sebelum mempraktekkan cara menginstalasi sebuah program komputer. Ada sebuah prinsip yang harus kita pegang, yaitu “jangan takut salah karena wajar lagi belajar”. Jika kita sudah siap untuk belajar cara menginstalasi program komputer, berikut beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan ketika menginstall program komputer :
  1. Please Select a Language
Intinya menanyakan bahasa yang ingin dipakai untuk program yang akan di install. Silahkan pilih english kemudian klik Ok (bahasa indonesia banyak belum tersedia kecuali untuk program buatan orang indonesia seperti smadav)
  1. Welcome to the Program bla bla bla (Maksudnya program yang akan di install)
Tampilan kedua biasanya hanya menjelaskan tentang fitur-fitur yang tersedia di program tersebut. Kalau ketemu klik saja next, kalau ndak ketemu jangan di klik. wkwkwkwk
  1. License Agreement
Tampilan hak lisensi dari si pembuat program. Jika ada dua pilihan : “I aggree/accept” dan “I don’t agree/don’t accept” maka pilih I am Agree yang artinya saya setuju dengan segala ketentuan yang berlaku berdasarkan pembuat program. Kemudian Klik Next
  1. Choose Install Location atau Choose Destination Folder
Intinya menanyakan tempat penginstallan program di komputer. Biasanya program installan tersebut akan membawa kita ke folder yang biasa digunakan sebagai tempat penyimpanan folder. Untuk lebih memastikan, biasanya ditunjukkan “c:programfilesNama program yang akan diinstall”. Kita bisa merubahnya lokasi install dengan mengklik browse. Jika sudah Ok, klik Next
  1. Choose Component
Menanyakan tentang komponen kecil/pendukung dari program yang akan diinstall. Cheklist komponen yang ingin di install dan buang cheklist/uncheklist untuk program yang tidak ingin di install. Jika belum tahu akan fungsi masing-masing komponen program tersebut klik saja next karena secara default program tersebut telah memilih komponen program yang biasa digunakan.
Ada juga opsi lain yang menampilkan basic install, complete install. Untuk pemula disarankan memilih complete install lalu klik next
  1. Choose Start Option
    • Create start menu/pilihan untuk menampilkan program tersebut di start menu,
    • Create Launch Icon/pilihan untuk menampilkan program di taskbar.
    • Create Dekstop Icon/Menampilkan program tersebut di dekstop.
Intinya adalah pilihan untuk memudahkan kita menemukan program tersebut. Cheklist atau Uncheklist pilihan tersebut lalu klik next. Untuk pemula, biarkan semua tercheklist lalu klik next.
  1. Pilihan selanjutnya adalah Installing program. Klik saja install lalu tunggu sampai proses penginstalannya selesai.
  2. Installation Complete
Pemberitahuan bahwa program telah terinstall. Klik Finish sebagai langkah akhir.
Prinsip dasar menginstall program di atas, menurut saya hampir digunakan untuk semua jenis program kecil. Mungkin caranya agak sedikit berbeda ketika menginstall program editing photo (photoshop, coreldraw, autocad dll), program editing video (u-lead video studio, adobe premiere, pinacle studio dll) dan program microsoft office yang biasanya meminta serial number. Namun Jika kita punya yang memakai serial number, maka tidak perlu takut, tinggal masukkan serial number/crack/atau keygennya.
Sekian dulu tutorial cara instal program di windows XP, Vista dan Windows 7. Silahkan dicoba, jika ada kesalahan dalam penginstallan atau tidak sesuai dengan kita maka kita tinggal uninstall (akan dibahas di artikel mendatang senyumkenyit, InsyaAllah).

 

Administrasi Perkantorankuu ^-^ (sharissa) Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea